Welcome Bonus Sportsbook

Zona Betting Aman,Terpercaya & Profesional

Pemain Inter Milan yang menonjol musim 2015/16

Bookiepalace - Internazionale bisa dikatakan gagal memenuhi ekspektasi pendukung mereka di musim ini, namun ada sejumlah pemain mereka yang menunjukkan performa mengesankan.

Tampil mengesankan di paruh pertama musim ini, Internazionale menunjukkan grafik yang menurun tajam setelah jeda kompetisi. Alhasil, target tim pun harus mengalami sejumlah revisi.

Namun, terlepas dari hasil yang bakal diraih Inter Milan di musim ini, ada sejumlah pemain yang tampil mengesankan, yang tak jarang mendapat pujian dari pelatih Roberto Mancini. Sebutlah Marcelo Brozovic dan Ivan Perisic, juga Jeison Murillo dan Gary Medel.

Akan tetapi, ada tiga pemain yang bisa dikatakan memiliki level yang sedikit lebih baik dibanding pemain Inter yang ada sekarang ini.

SAMIR HANDANOVIC

 Jika saja tanpa Handanovic, mungkin gawang Inter Milan sudah terlalu sering kemasukan goal. Bahkan kiper asal Slovenia itu beberapa kali membuat penyelamatan krusial yang bisa menjaga kemenangan timnya.

Di usianya yang ke-32, Handanovic juga masih menjadi sosok yang pantas diandalkan Inter Milan untuk menjaga gawang mereka. Makanya, ketika muncul spekulasi Handanovic akan dilepas ke klub lain, Interisti berontak dan memaksa klub untuk tidak melepasnya. Salah satu bukti bahwa sepak terjangnya sudah mendapat pengakuan tersendiri buat Inter Milan.

MAURO ICARDI

Angka statistik sudah menjadi bukti tersendiri betapa Icardi memiliki sentuhan bak raja Midas. Efisiensi dan efektivitasnya di depan gawang sudah terbukti dengan sendiri, meski masalah konsistensi permainan masih menjadi kendala.

Tak salah jika kemudian Inter Milan dan pelatih Roberto Mancini begitu mengandalkannya di sektor depan, dan torehan 22 gol di musim lalu bukan dicatat secara kebetulan. Masa depan Inter Milan boleh disandarkan padanya.

JOAO MIRANDA

Bersama dengan Murillo, Miranda sudah menjadi tandem maut di jantung pertahanan Inter Milan. Ia juga sudah membuktikan kapabilitasnya sebagai bek andal meski didatangkan di usia 31.

Pengalaman yang dimilikinya, ditambah kemampuannya membaca permainan lawan, plus kemampuan teknis yang dimiliki sebagai bek tengah membuatnya menjadi pemain yang bagus.